UNIPA Maumere Tambah Program Studi Berakreditasi Unggul
FLORESTODAY.COM, MAUMERE – Universitas Nusa Nipa (UNIPA) Maumere kembali meraih Akreditasi Unggul untuk sejumlah program studi pada 2026, sehingga mendapat apresiasi dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV.
Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Program Profesi Ners Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan memenuhi standar akreditasi pendidikan tinggi.
Kepala LLDIKTI Wilayah XV, Prof. Dr. Adrianus Amheka, M.Eng., menilai capaian tersebut menunjukkan komitmen UNIPA dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
"Capaian ini diharapkan semakin memperkuat peran Universitas Nusa Nipa sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Semoga menjadi motivasi untuk terus melakukan inovasi dan peningkatan mutu secara berkelanjutan," ujar Prof. Adrianus.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta seluruh mitra yang ikut mendukung keberhasilan tersebut.
Sementara itu, Rektor Universitas Nusa Nipa, Dr. Jonas K. G. D. Gobang, mengatakan pada 2026 Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis juga berhasil memperoleh Akreditasi Unggul.
Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bukti sistem penjaminan mutu internal dan eksternal di UNIPA berjalan sesuai standar melalui proses akreditasi yang independen.
"Capaian ini membuktikan bahwa Universitas Nusa Nipa mampu memenuhi berbagai syarat dan kriteria sebagai perguruan tinggi yang bermutu tinggi dan kredibel," ungkapnya.
Rektor bersama civitas akademika UNIPA dan Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam proses akreditasi.
Ia menegaskan dukungan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, dan mitra menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di UNIPA.
"Dengan capaian ini, Universitas Nusa Nipa menegaskan komitmennya untuk terus berkembang melalui kualitas, integritas, dan inovasi demi memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pembangunan pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Timur," tandasnya.
Labuan Bajo Semakin Diminati Wisatawan Pencinta Alam
FLORESTODAY.COM, MABAR – Labuan Bajo kembali menarik perhatian wisatawan pencinta alam melalui pengembangan destinasi berkelanjutan, event wisata kreatif, serta kolaborasi pemerintah dalam memperkuat daya saing pariwisata Flores.
Minat wisatawan meningkat seiring hadirnya berbagai aktivitas wisata alam di kawasan Parapuar dan Taman Nasional Komodo yang menawarkan panorama, budaya, serta pengalaman berkelanjutan sepanjang 2026.
Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) bersama Kementerian Pariwisata terus menghadirkan agenda wisata yang memperkuat destinasi darat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.
Salah satu kegiatan terbaru ialah PENTAS x Weekend at Parapuar 2026 yang digelar di Natas Parapuar, Labuan Bajo, pada 6 Juni 2026, menghadirkan seni budaya, musik, dan keindahan alam.
Pelaksana Tugas Direktur Utama BPOLBF, Andhy M.T. Marpaung, dalam keterangan resmi yang dipublikasikan BPOLBF pada 7 Juni 2026, mengatakan, "PENTAS x Weekend at Parapuar menjadi contoh bagaimana kolaborasi dapat menghadirkan pengalaman wisata yang berkualitas sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat."
Menurut BPOLBF, kegiatan tersebut berhasil menarik 1.044 pengunjung yang terdiri atas wisatawan nusantara, wisatawan mancanegara, dan masyarakat lokal dengan perputaran ekonomi mencapai Rp133 juta.
Tidak hanya menikmati panorama alam, wisatawan juga memperoleh pengalaman budaya melalui pertunjukan Tari Caci, Tari Rangkuk Alu, pertunjukan musik, serta keterlibatan puluhan pelaku UMKM lokal.
Dalam Rakornas Pariwisata 2026 di Jakarta pada 20–21 Mei 2026, BPOLBF kembali mempromosikan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata alam berkelanjutan yang berdaya saing global.
Andhy M.T. Marpaung menyampaikan pada 21 Mei 2026, "Rakornas Pariwisata 2026 menjadi ruang strategis bagi BPOLBF untuk memperkuat koordinasi, membangun kolaborasi, serta mempromosikan potensi Labuan Bajo Flores."
BPOLBF menegaskan pengembangan Labuan Bajo tidak hanya berorientasi pada kunjungan wisatawan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, keberlanjutan lingkungan, serta peningkatan ekonomi lokal.
Melalui penguatan wisata alam, budaya, dan event berkelanjutan, Labuan Bajo diproyeksikan semakin diminati wisatawan pencinta alam sekaligus memperkuat posisinya sebagai destinasi premium Indonesia.
Apa Yang Harus Dilakukan Jika Dikejar Komodo?
FLORESTODAY.COM, Labuan Bajo - Pulau Komodo menjadi salah satu destinasi yang wajib Anda kunjungi jika ke Labuan Bajo. Selain bisa melihat hewan purba Komodo berkeliaran di depan mata, wisata ini tentu akan menguji adrenalin



