FLORESTODAY.COM, RUTENG – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat bekerja sama dengan Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng menyusun studi kelayakan pembangunan Jalan Lintas Utara sepanjang 97 kilometer melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Jumat (10/7/2026).
Kerja sama tersebut menjadi langkah awal penyusunan kajian ilmiah yang akan menjadi dasar pembangunan jalan penghubung Labuan Bajo, Boleng, Bari, hingga perbatasan Kabupaten Manggarai.
Penandatanganan PKS berlangsung di Ruang Meeting Rektor Unika Santu Paulus Ruteng sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan infrastruktur.
Rektor Unika Santu Paulus Ruteng, Dr. Agustinus Manfred Habur, Lic.Theol., menegaskan pembangunan daerah membutuhkan kajian yang dapat dipertanggungjawabkan sebelum suatu proyek dilaksanakan.
"Kerja sama ini merupakan wujud nyata komitmen bersama bahwa pembangunan daerah yang berkualitas harus didasarkan pada kajian ilmiah yang objektif, akurat, dan bertanggung jawab," kata Dr. Agustinus, dilansir Tribunflores.com, Jumat (10/7/2026).
Ia menilai perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung pemerintah melalui penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurut Agustinus, hasil studi kelayakan diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi yang menjadi dasar pembangunan jalan yang aman, efektif, berkelanjutan, sekaligus membuka akses ekonomi baru.
"Studi kelayakan ini diharapkan menjadi dasar yang kuat bagi perencanaan infrastruktur yang aman, efektif, berkelanjutan, serta mampu membuka akses bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Kepala Bappeda Manggarai Barat, Drs. Yohanes Hani, M.Pd., mengatakan studi kelayakan merupakan tahapan penting dalam memastikan setiap perencanaan pembangunan infrastruktur disusun secara komprehensif.
"Pembangunan infrastruktur dalam skala besar harus didahului dengan studi kelayakan agar seluruh perencanaannya didasarkan pada kajian yang komprehensif," katanya.
Penyusunan studi kelayakan akan melibatkan tenaga ahli Program Studi Teknik Sipil Unika Santu Paulus Ruteng dan diharapkan menghasilkan dokumen yang siap menjadi acuan pembangunan Jalan Lintas Utara sekaligus memperkuat kolaborasi perguruan tinggi dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.



