ASITA NTT Usulkan Kolaborasi Promosi Destinasi Wisata NTT
- Post by Admin
- - Jul 16, 2026
FLORESTODAY.COM, NTT – Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Nusa Tenggara Timur mengajak pemerintah daerah memperkuat promosi destinasi wisata melalui kolaborasi yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Sinkronisasi Kegiatan Pariwisata di Kupang, Rabu.
Ketua ASITA NTT, Oyan Kristian, mengatakan organisasinya siap mendukung berbagai festival pariwisata yang diselenggarakan pemerintah kabupaten dan kota untuk memperluas promosi destinasi di NTT.
“ASITA NTT membuka diri untuk berkolaborasi dalam seluruh festival yang diselenggarakan di kabupaten dan kota di NTT. Kami siap terlibat jika Dinas Pariwisata mengundang kami untuk mendukung promosi dan pemasaran,” kata Ketua ASITA NTT Oyan Kristian, dikutip Antaranews.com, Rabu (15/7/2026).
Menurut Oyan, ASITA tetap bersedia berpartisipasi dalam berbagai kegiatan promosi meskipun harus menanggung sendiri biaya keikutsertaan sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pariwisata daerah.
Komodo Travel Mart juga diusulkan kembali digelar pada 2027 setelah dua tahun tertunda karena kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada penyelenggaraan kegiatan promosi pariwisata.
"Kami berharap Komodo Travel Mart dapat kembali digelar pada 2027 melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah. Saya juga mengusulkan agar penyelenggaraannya dipusatkan di Sumba dengan melibatkan empat kabupaten di wilayah tersebut," ujarnya.
Selain menghidupkan kembali Komodo Travel Mart, ASITA menyiapkan kerja sama promosi dengan jaringan hotel Archipelago Group untuk memperkenalkan destinasi wisata NTT kepada pasar yang lebih luas.
“Melalui jaringan ini, promosi destinasi NTT dapat dilakukan di Jakarta, Surabaya, dan Bali tanpa membutuhkan biaya besar,” katanya.
ASITA menilai potensi wisata Sumba terus berkembang sehingga berpeluang menjadi tuan rumah Komodo Travel Mart maupun Rapat Kerja Nasional ASITA pada tahun-tahun mendatang.
Organisasi tersebut juga mengusulkan penguatan konektivitas melalui rute kapal cepat Labuan Bajo–Sumba, pengoperasian kembali penerbangan Denpasar–Maumere, serta peningkatan kapasitas pelaku usaha wisata dalam layanan MICE.
“ASITA NTT berharap sinergi pemerintah, pelaku industri, dan para pemangku kepentingan terus diperkuat untuk meningkatkan promosi dan daya saing pariwisata NTT,” ujarnya.



